Notification

×

Iklan

Iklan

PayPal dan Yahoo Diblokir, Pemerintah Indonesia Tawarkan Solusi Ini...

| Julai 31, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-07-30T23:00:00Z


JAKARTA-Tak mengindahkan ancaman Kementerian Kominfo, sejumlah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang beroperasi di Indonesia resmi diblokir oleh Pemerintah Indonesia. Salahnya adalah mesin perayap Yahoo, perusahaan pembayaran PayPal, dan beberapa situs game ternama lantaran tidak mematuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku, kata seorang petinggi Kominfo pada Sabtu (30/7/2022).  

Tindakan tegas pemerintah Indonesia yang memblokir sejumlah platform PSE tersebut juga telah memicu reaksi keras warganet di Indonesia dengan cara memposting protes lewat media sosial.

Pemerintah melakukan pemblokiran karena para PSE tersebut dianggap melakukan pelanggaran terhadap Kewajiban pendaftaran berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Beberapa perusahaan teknologi sudah mendaftarkan diri, beberapa hari mendekati tenggat waktu yang sudah ditentukan, bahkan sudah diperpanjang sampai Jumat oleh Pemerintah Indonesia, yaitu Alphabet Inc, Facebook Meta Basis Inc, Instagram dan WhatsApp dan Amazon.com Inc.

Semuel Abrijani Pangerapan, seorang petinggi senior di Kementerian Kominfo, sebagaimana dikutip oleh kompas.com menjelaskan ada 8 PSE yang diblokir saat ini yaitu:

  1. Yahoo 
  2. PayPal 
  3. Epic Games (platform distribusi game) 
  4. Steam (platform distribusi game) 
  5. Dota (game) 
  6. Counter Strike (game) 
  7. Origin (EA) 
  8. Xandr.com

PayPal, perusahaan ekuitas induk Yahoo Apollo Global Manajemen dan pengembang game AS Valve Corporation, yang menjalankan Steam, Dota, dan Counter-Strike, tidak selekasnya menanggapi atau memberi komentar. Sementara itu Reuters menulis bahwa pihak EpicGames tidak bisa dikontak untuk dimintai konfirmasi.

Sementara tagar "BlokirKominfo" (blok Kementerian Komunikasi, Epic Game, dan PayPal menjadi viral di Twitter Indonesia, dengan bermacam-macam komentar. 

Karena menurut mereka tindakan pemerintah Indonesia tersebut telah merugikan industri game online Indonesia dan juga merugikan para freelance yang bertransaksi memakai PayPal. 

Dalam wawancara yang dilakukan di Metro TV, Pangerapan menjelaskan pemerintahan akan mencari jalan keluar untuk beberapa orang untuk menarik simpanan mereka dari PayPal, termasuk membuka kembali akses ke situs webnya untuk waktu yang singkat.

Pihak berkuasa Indonesia menjelaskan bahwa pihaknya akan membuka blokir situs web yang telah diblokir tersebut bila mereka mematuhi ketentuan registrasi, serta mematuhi peraturan perundang-undangan di Indonesia. 

Pangeran menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintah semata-mata sebagai upaya perlindungan bagi para pemakai internet di Indonesia yang pada tahun ini jumlahnya diperkirakan sekitar 191 juta orang, terutama dari kalangan generasi muda.  


×
Berita Terbaru Update